Bank Aceh Terima Serambi Award 2026, Menjadi Garda Terdepan Pemulihan Layanan Keuangan.
Berita Ekonomi & Perbankan, Berita Seputar Bank Aceh
BANDA ACEH – PT Bank Aceh Syariah meraih penghargaan Serambi Awards 2026 dalam Malam Apresiasi “Gebrakan Sang Pemimpin” yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Sabtu (29/8/2026) malam.
Bank Aceh Syariah menerima penghargaan pada kategori Garda Terdepan Pemulihan Layanan Keuangan Saat Bencana.
Anugerah tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Bank Aceh dalam menjaga keberlangsungan layanan keuangan sekaligus hadir membantu masyarakat saat menghadapi situasi bencana.
Di bawah kepemimpinan Fadhil Ilyas, Bank Aceh menunjukkan respons nyata melalui keberlanjutan pelayanan perbankan, penyaluran bantuan kemanusiaan, kebijakan relaksasi pembiayaan bagi nasabah terdampak, hingga dukungan layanan digital untuk membantu masyarakat tetap terhubung dalam situasi darurat.
Usai menerima penghargaan tersebut, Fadhil Ilyas mengungkapkan rasa syukur dan menyebut penghargaan itu sebagai kehormatan bagi seluruh keluarga besar Bank Aceh.
“Alhamdulillah, sebuah kehormatan bagi Bank Aceh menerima Serambi Awards – Gebrakan Sang Pemimpin sebagai Garda Terdepan Pemulihan Layanan Keuangan Saat Bencana,” tulis Fadhil melalui akun Instagram pribadinya.
Menurutnya, penghargaan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar pencapaian. Anugerah itu menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan kepedulian seluruh insan Bank Aceh yang tetap berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi masa-masa sulit.
“Bagi kami, penghargaan ini memiliki makna yang lebih dari sekadar sebuah pencapaian. Ini adalah bentuk apresiasi atas kerja dan kepedulian seluruh insan Bank Aceh yang tetap berupaya hadir ketika masyarakat sedang menghadapi masa-masa sulit,” ujarnya.
Fadhil mengatakan, menjaga keberlangsungan layanan keuangan di tengah bencana bukanlah pekerjaan mudah. Namun, dalam situasi tersebut, komitmen sebuah lembaga diuji untuk tetap memberikan kepastian dan solusi bagi masyarakat.
“Di tengah bencana, menjaga agar layanan keuangan tetap berjalan bukanlah hal yang mudah. Namun, di situlah komitmen kita diuji. Masyarakat membutuhkan kepastian, dan Bank Aceh harus menjadi bagian dari solusi,” kata Fadhil.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Bank Aceh yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
