Bank Aceh Bersama Jaringan PRIMA Perluas Layanan Transaksi Digital
Berita Ekonomi & Perbankan, Berita Seputar Bank Aceh
BANDA ACEH – Bank Aceh Syariah bersama Jaringan PRIMA mendorong peningkatan literasi keuangan syariah dan perluasan transaksi digital melalui kegiatan SYAFIF x PRIMA Talkshow with Bank Aceh Syariah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari Syariah Financial Fair (SYAFIF) tersebut mengedukasi masyarakat mengenai prinsip perbankan syariah, layanan keuangan, serta perkembangan sistem pembayaran digital yang semakin terintegrasi.
Direktur Dana dan Jasa PT Bank Aceh Syariah, Muhammad Hendra Supardi, mengatakan edukasi keuangan menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan syariah sekaligus memperluas akses transaksi digital.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami layanan keuangan syariah sekaligus memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai layanan transaksi yang semakin lengkap dan terintegrasi secara digital,” kata Hendra.
Ia mengatakan, Bank Aceh Syariah terus memperkuat kualitas layanan dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Aceh.
Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan produk simpanan berbasis syariah, pembiayaan usaha, serta layanan digital, seperti Action Mobile, Action Bisnis, ActionLink atau layanan agen, dan Action Merchant.
Layanan tersebut juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses perbankan (unbanked) maupun yang aksesnya masih terbatas (underbanked).
Selain memperluas inklusi keuangan, layanan perbankan yang mudah diakses dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk dalam pemulihan pascabencana banjir.
“Kelancaran transaksi keuangan dibutuhkan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pelaku usaha kembali menjalankan kegiatan ekonominya,” ucapnya.
Pengembangan layanan digital Bank Aceh Syariah turut didukung PT Rintis Sejahtera, pengelola Jaringan PRIMA yang berperan menghubungkan berbagai penyedia jasa pembayaran dalam ekosistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
Saat ini, dukungan Jaringan PRIMA mencakup layanan ATM, kartu debit, internet banking, pengisian saldo (top up), pembayaran tiket pesawat Lion Air, serta BI-FAST Multitenancy.
Melalui BI-FAST Multitenancy, Bank Aceh Syariah dapat memanfaatkan skema berbagi infrastruktur yang dikelola PT Rintis Sejahtera untuk meningkatkan efisiensi biaya, sekaligus mendukung kelancaran, keamanan, dan keandalan transaksi nasabah.
Ke depan, kerja sama tersebut akan diperluas melalui pengembangan fitur pembayaran QRIS, meliputi Merchant Presented Mode (MPM), Customer Presented Mode (CPM), hingga QRIS TUNTAS.
“Kolaborasi juga diarahkan untuk mendukung transaksi lintas negara. Di antaranya, penggunaan QRIS di Malaysia melalui Action Mobile serta layanan tarik tunai dan pembelian menggunakan kartu debit berlogo UnionPay pada jaringan ATM dan EDC internasional yang mendukung layanan tersebut,” pungkasnya.
Wakil Direktur Utama PT Rintis Sejahtera, Suryono Hidayat, mengatakan Jaringan PRIMA tidak hanya mendukung konektivitas transaksi, tetapi juga menyediakan layanan pendukung bagi mitra perbankan.
“Dukungan itu mencakup program komunikasi dan literasi keuangan, pemantauan dan penelusuran transaksi, penanganan sengketa transaksi (dispute), pengelolaan penyelesaian transaksi (settlement), serta pemantauan risiko dan penipuan (fraud),” ujarnya
Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan memperkuat kemampuan Bank Aceh Syariah dalam menghadirkan layanan yang semakin lengkap dan andal, sekaligus mendorong perannya sebagai regional champion di Aceh.
“Melalui kolaborasi ini, kita harap akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah dan sistem pembayaran digital semakin luas, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh secara inklusif,” pungkasnya.
