Bank Aceh dan Komisi III DPRA Perkuat Sinergi Optimalkan PAD Aceh
Berita Ekonomi & Perbankan, Berita Seputar Bank Aceh
BANDA ACEH – Bank Aceh dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Aceh (PAA), khususnya melalui peningkatan kinerja dan kontribusi Bank Aceh kepada Pemerintah Aceh.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi III DPRA bersama Direksi Bank Aceh yang membahas optimalisasi PAA Tahun 2026 dari sektor dividen Bank Aceh serta perkembangan kinerja bank.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung DPRA, Rabu (7/10/2026), Bank Aceh memaparkan perkembangan kinerja serta berbagai langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan bisnis, meningkatkan efisiensi, dan mengoptimalkan kontribusi terhadap perekonomian serta pendapatan daerah.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan Bank Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja sekaligus memberikan kontribusi optimal bagi Aceh.

“Bank Aceh merupakan bagian dari ekosistem perekonomian Aceh. Karena itu, peningkatan kinerja Bank tidak hanya menjadi kepentingan perusahaan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah, termasuk melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Aceh,” ujar Fadhil.
Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik antara Bank Aceh, Pemerintah Aceh, dan DPRA menjadi bagian penting dalam memperkuat peran Bank Aceh sebagai bank milik daerah.
“Masukan dan perhatian dari Komisi III DPRA tentu menjadi bagian penting bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan kinerja. Kami berharap sinergi ini dapat terus terjaga sehingga Bank Aceh semakin sehat, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan Aceh,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRA, Hj Aisyah Ismail, menyampaikan pentingnya optimalisasi kinerja Bank Aceh agar kontribusinya terhadap pendapatan daerah dapat terus ditingkatkan, dengan tetap memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan keberlanjutan kinerja bank.
Dalam rapat tersebut, Bank Aceh juga menyampaikan pengembangan bisnis, termasuk penguatan transaksi valuta asing dan kesiapan menuju bank devisa sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis ke depan.
Komisi III DPRA menyampaikan dukungan terhadap langkah Bank Aceh untuk mempercepat kesiapan menuju bank devisa.
Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat kapasitas dan daya saing Bank Aceh sekaligus membuka peluang lebih luas dalam mendukung aktivitas ekonomi dan transaksi masyarakat Aceh.
Komisi III DPRA juga mendorong agar persiapan menuju bank devisa dilakukan secara terukur dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, tata kelola, kesiapan sumber daya manusia, sistem, infrastruktur, serta manajemen risiko.
Sinergi antara Bank Aceh, Pemerintah Aceh, dan DPRA diharapkan terus diperkuat untuk mendorong kinerja Bank Aceh yang semakin baik, meningkatkan kontribusi terhadap PAA, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh.
